
Jangan sampai anda presentasi di depan, sementara audiens menikmati tidurnya, atau fisiknya ada di hadapan anda tetapi pikirannya konsentrasi dengan yang lain, karena slide presentasi anda membosankan.
Sebelum terjadi hal-hal yang buruk dalam menyampaikan presentasi, segera temukan solusi anda di KREASIpresentasi. Percayakan pembuatan slide presentasi anda kepada yang ahlinya. Kami tumbuh menjadi besar karena anda, saatnya memberikan yang terbaik
Proses penggalian ide dimulai dari konsep yang anda berikan. Kami menerjemahkan dalam bentuk yang kreatif, menyederhanakan sesuatu yang rumit serta mengolah menjadi sebuah konsep yang terbaik.
Kesulitan anda menjadi tantangan dan peluang bagi kami untuk mengembangkan desain yang terbaik. Kepuasan anda menjadi energi bagi kami untuk terus berkreasi menemukan solusi terbaik.
Slide tanpa visual yang terbaik ibarat sayur tanpa garam, menjadi ada tanpa rasa, nyata tapi tidak bisa dinikmati. Kami menawarkan visual yang terbaik (eye catching) yang dapat merubah persepsi negatif menjadi positif

Posted in: Presentasi Powerpoint
“Hati kita bergetar membaca itu semua.”Anies menggunakan kalimat tersebut ketika menjelaskan begitu menyentuh essay yang ditulis oleh hampir 2000 pemuda Indonesia tentang alasan mengapa mereka mau mengajar di daerah terpencil.
“I have gone the worst. This is nothing.”Anies menyampaikan kalimat ini ketika menjelaskan program persiapan buat calon pengajar dengan melatih survival mereka di hutan mengandalkan perlengkapan seadanya. Dengan kalimat itu, Anies ingin menekankan bahwa para pengajar ini telah berlatih menjalani kehidupan yang sulit selama 3 hari sehingga nantinya mereka bisa mensyukuri ketika berada di tempat terpencil karena mereka telah melalui masa-masa yang lebih sulit.
“Soekarno-Hatta memiliki seluruh pilihan untuk mereka hidup nyaman bagi dirinya dan keluarganya. Dan dia tinggalkan semua itu untuk mengusahakan kemerdekaan bagi bangsa ini. Kalian memiliki seluruh kesempatan untuk berkarir nyaman di kota-kota besar. Kalian adalah pejuang. Dan hadirnya kalian menunjukkan bahwa ibu kita masih melahirkan pejuang.”Kalimat ini disampaikan pada momen keberangkatan para pengajar. Kalimat tersebut sangat heroik dan mampu menciptakan momentum untuk menekankan betapa penting dan berharganya apa yang sedang disampaikan Anies sebagai presenter.
“Pulang kampung nih.”Ini kalimat awal yang disampaikan Obama setelah menyampaikan salam. Kalimat ini sangat efektif dalam membangun keterhubungan awal Obama sebagai orator dengan audiensnya. Dengan kalimat ini, Obama ingin menyampaikan pesan, “Saya bagian dari Anda”.
“Indonesia bagian dari diri saya.”Kalimat ini mendapat tepuk tangan meriah dari audiens. Obama bercerita bagaimana awal dia tinggal di Indonesia karena ibunya menikah dengan seorang warga Indonesia. Obama bercerita bagaimana dia sebagai seorang anak kecil beradaptasi dengan masyarakat Indonesia. Obama juga menceritakan tentang Hotel Indonesia, pusat perbelanjaan Sarinah, banyaknya becak dan bemo. Tak lupa dia mengatakan dirinya sebagai anak “Menteng Dalam”. Obama juga berkisah bagaimana dia bermain layang-layang, makan sate dan bakso. Bahkan tak lupa Obama menirukan bagaimana suara tukang sate dan bakso dengan mengucapkan, “Sate, bakso, enak ya.”
“Saya ingin menyampaikan tiga hal: Development, Democracy and Religious Faith”.Perhatikan bagaimana Obama juga menggunakan rules of three yang sangat efektif untuk menyampaikan isi pidatonya. Dengan membagi pidatonya dalam tiga hal, Obama membuat audiens mudah mengikuti apa yang akan dia sampaikan sekaligus mengingatnya.
“Nusantara that stretch from Sabang to Merauke”Kalimat sederhana ini menunjukkan bahwa Obama perhatian kepada siapa dia berbicara dan apa yang ingin mereka dengarkan.
“Bhinneka Tunggal Ika, Unity in Diversity”Di sini terlihat bagaimana Obama benar-benar mempersiapkan pidatonya dengan mempelajari dengan baik negara yang dia tuju. Secara khusus Obama bercerita kunjungannya ke Masjid Istiqlal, makna dari kata Istiqlal, dan bagaimana masjid tersebut dirancang oleh arsitek yang beragama Kristen.
“Sebagai penutup saya mengucapkan kepada seluruh rakyat Indonesia. Terima kasih. Assalamualaikum.”Obama berusaha mengucapkan seluruh kalimat tersebut dalam bahasa Indonesia. Ini menunjukkan bagaimana dia menghargai audiens yang dia tuju dan membuat audiens merasa terhormat atas usahanya berbicara dalam bahasa Indonesia.


